Katanya, uang itu nggak bisa
membeli kebahagiaan. Tapi pada prakteknya, orang yang punya uang hidupnya
terlihat jauh lebih menyenangkan dibanding orang yang mau makan doang, kudu
jual ginjal. Toh memang benar kan, orang lebih banyak memilih untuk hidup mewah
dibanding hidup susah. Tapi sayang, hidup mewah nggak ada yang murah.
Eits! Tunggu dulu! Hidup nggak
seklise itu kok. Kalo dilihat secara lebih mendalam, ternyata ada banyak hal
dalam hidup kita yang terasa mewah meskipun itu murah maupun gratis malah!
Keluarga
Kalo kamu pernah mikir bahwa
hidup tanpa orang tua itu menyenangkan, mungkin kamu adalah remaja dengan jiwa
cabe-cabean yang sering dilarang orang tuamu main bareng om-om dan pulang
subuh.
Pernah kebayang nggak, misal
lebaran kamu ngerayain sendiri, pulang sekolah nggak ada yang nyiapin makan,
terus nonton TV di ruang keluarga sendiri? Nyesek nggak? Setelah membayangkan
keadaan rumah tanpa keluarga, kamu masih berharapkah bahwa kamu nggak punya
orang tua?
Maukah kamu dibayar uang 1
milyar, tapi orang tuamu akan direnggut dari hidupmu?
Coba bayangin dulu, gimana
kehidupan anak yatim-piatu. Gimana mereka ngerayain hari raya. Gimana perasaan
mereka saat pulang sekolah dapet nilai bagus, tapi nggak bisa pamer ke orang
tua. Bayangin gimana hancurnya hati mereka saat mereka menyadari bahwa semua
terasa hambar tanpa orang tua dalam proses pertumbuhannya.
Uang berapapun nggak akan bisa
membeli mereka. Itulah kenapa, keluarga adalah hal mewah yang nggak bisa
dibeli, tapi kita dapatkan secara gratis!
Sahabat
Aku percaya, sahabat adalah
keluarga tanpa hubungan darah dan tak tinggal serumah. Kenapa aku sebut mereka
keluarga? Karena mereka bisa selalu menemani, menjaga dan membantu kita secara
tulus layaknya keluarga.
Sahabat itu nggak bisa dibeli.
Beda dengan teman. Teman bisa dibeli. Rajin-rajin aja hamburin duit, rutin
nraktir-nraktir, ngajak karaoke, makan di resto, atau nyembelih sapi setiap
hari, dijamin kamu bakal punya banyak teman. Tapi di saat kamu nggak punya duit
lagi, bisa dipastikan orang-orang itu juga akan menghilang. Karena serunya kamu
juga habis tanpa bantuan uang.
Sahabat adalah pemberantas
kesepian. Tanpa mereka, hidup berasa sangat menyiksa. Kita akan merasa sendiri,
menahan beban dalam hati, nggak ada teman untuk berbagi. Bayangkan, kalo kita
bermasalah lalu ketemu psikiater, biayanya bisa ratusan ribu atau bahkan
jutaan. Sedangkan sama sahabat? Gratis. Sahabat adalah salah satu kemewahan
hidup yang diberikan oleh Tuhan secara gratis kepada manusia yang mampu menjaga
kepercayaan satu sama lainnya.
Kesehatan
Orang bilang, sehat itu mahal.
Faktanya, nggak gitu kok. Menjaga kesehatan itu murah. Makanan sehat seperti
sayur, buah maupun air putih jelas lebih murah dibanding junkfood maupun air
soda yang sering kamu beli. Menjaga kesehatan sih murah, memulihkan tubuh pas
sudah terlanjur sakit itu yang mahal.
Coba kita cek betapa berharganya
satu aja hal yang menjaga kita agar tetap hidup ini:
Nemu di TL RonsImawan
Tuh.. Sehat itu hal yang sangat
berharga, namun gratis. Yang nggak gratis itu sakit. Orang-orang yang sudah
terlanjur sakit, biasanya rela ngabisin duit berapapun juga demi kesembuhan.
Itulah bukti bahwa kesehatan itu adalah benda mewah yang sebenarnya murah. Dan
sayangnya baru terasa berharga saat sudah terlanjur sakit.
Jajanan SD
Bisa dibilang jajanan-jajanan
ini, meskipun harganya terjangkau, tapi karena sudah susah didapat, jadinya
terasa mewah banget kalo bisa menikmatinya lagi. Coba deh, siapa yang nggak
kangen buat makan Anak Emas? Siapa yang nggak pengin Main Tazos lagi? Siapa
yang nggak suka ngumpulin huruf Y-O-S-A-N lagi?
Hal-hal itu sudah sangat langka, seiring kita bertambah dewasa.
Meskipun sekarang kita punya uang untuk membelinya, tapi kadang kita nggak
sempet buat hunting jajanan lagi. Sekalinya kamu bisa beli, pasti bakal
disayang-sayang. Menikmati mie kering itu sebiji demi sebiji, nggak dikunyah, tapi
dihirup. Terasa mewah, bukan?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar